
The Hidden Genius
Kalau masalah genius, di kelas kami banyak. Tapi di antara semuanya ada yang paling aku akui kejeniusannya. Namanya Damanhuri Asyaro Nasution dari marganya sudah jelas dia orang Mandailing. Tapi tinggal di Tanjung Morawa dan berangkat ke Spensa jam 5 pagi atau semuanya berakhir. Untungnya orang tuanya bukan orang biasa. Sepengetahuanku , ia selalu pergi ke sekolah diantar supir dengan mobil KIA atau yang lainnya.
Pertamanya kami tidak mau begitu akrab dengannya karena terkadang ia bergaya tak sopan. Jadi kami anak-anak baik ini agak menjauhinya. ^^ (Sorry, Daman….) Meski ia jago nyanyi rap maupun yang lainnya, selain teman se-SD-nya, mungkin tak satu pun dari kami akan menyangka dia akan menjadi genius yang mengajari kami matematika untuk menghancurkan tembok pembatas kelulusan kami. (terlalu hiperbola?)
Saat itu, sebelumnya sudah jauh hari, aku dan Fandry bermain gunbound di Laksmi, warnet dekat rumahnya. Kami membuat ID baru saat itu. Fandry membuat flamedragoon. Ia sengaja meletakkan dua huruf o di sana karena ia bukan menginginkan naga. Tapi dragoon, katanya, “Adalah nama tentara berkuda yang dipakai oleh pasukan norse.” Ekspresinya terlihat sangat bangga ketika melihat raut wajahku yang sangat menandakan kalau aku baru tahu. Memang, pada saat itu kami sangat tertarik pada mitologi2 dari greek, norse, maupun egypt. Hanya karena bermulai dari game age of mithology.
Tak lama hari berselang, tiba-tiba aja Daman ikut dengan kami ke Laksmi. Ia tidak terlihat begitu suka dengan Gunbound begitu aku melihat ekspresinya. Namun ia mau menggunakan ID kedua Fandry, flamedragoon. Saat itu aku tidak pernah menyangka dia akan menjadi orang dalam level tertinggi di tkatki.net(maaf jika salah nulis), web riddle yang suatu hari sangat kami minati. Meski aku tidak begitu minat.