h1

Basket, Olah Raga Terakhir?

Waktu berjalan tidak begitu lama sampai tes dimulai, tapi aku tentu saja tidak akan bengong sepanjang waktu kumenunggu. Aku perlu hiburan dalam kebosanan ini. Aku sendiri sudah cukup kenal banyak dengan teman sekelasku.

Aku beruntung di saat pelajaran olah raga tidak begitu membosankan karena sang Guru meminjamkan kami sebuah bola basket. Wah, akhirnya aku bisa menunjukkan kemampuan yang telah lama kutempa sejak SD!! Aku pun mulai dengan tembakan free throw, bersama yang lainnya, namun aku cukup banyak berhasil memasukkan bola dengan mulus melewati ring. Aku sedikit bangga karena hanya sedikit anak yang mampu melakukannya di kelas kami. Tapi aku juga terkejut begitu menyadari bahwa ada seorang anak cewek yang mampu melakukannya.

Tak lama, kami pun memulai pertandingan 3 on 3 setengah lapangan. Tak kusangka ternyata cewek itu memang jago dalam basket. Ia bahkan mampu melakukan lay-up yang sudah lama kulatih, tapi gagal. Tapi, aku tetap tidak mau kalah darinya. Tubuhku yang besar membantuku dalam rebound, ia bahkan terjatuh ketika kami sama-sama berebut bola yang melambung. Arlin Karisma Desiana namanya, hingga detik ini aku masih merasa bersalah atas kejadian itu.

Pelajaran olah raga usai dan timku menang , tak seperti di timnya, di timku masih ada orang yang bisa kuandalkan. Meski kami sudah tak lagi bermain basket, ntah mengapa aku mulai penasaran dengan dirinya. Tak seperti dirinya yang ketika bermain basket sangat liar, berlari ke sana ke mari, melompat sana sini, di kelas ia sangat pendiam, bahkan mengancing kerah bajunya. Tanpa kusadari waktu menuju tes semakin dekat….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.