
SMP bisa aja lebih seru….
Banyak orang bilang SMA itu yang paling asyik, tapi ga juga sih. Ntah menurut aku aja atau kami semua sekelas 9i, SMP N 1 Medan yang baru aja lulus dua tahun dua tahun lalu. Tapi beneran, lho! Seru!!
Itu semua dimulai saat aku pertama kali mendaftar di sana, SMP N 1 Medan. Ga seru2 amat sih awalnya, apalagi saat pembagian kelas, aku yang tidak datang MOS tidak tahu kelas mana seharusnya aku berada. Untunglah sebuah papan kayu bertempelkan kertas pembagian kelas dapat menjawab pertanyaanku. Aku langsung mencari kelas 1H saat semua murid dibariskan, bertanya pada teman seSDku yang ternyata tak ada seorang pun yang sekelas denganku. Aku langsung berbaris bersama anak-anak yang belum kukenal…. Sedikit rasa kecewa membekas dihatiku, bagi orang yang tertutup tentu sangat tidak suka bertemu dengan orang baru.
Tapi tak lama berita menggembirakan pun disebarkan tentang akan dibentuknya kelas unggulan, ini akan menjadi suatu harapan bagiku untuk berkumpul bersama teman-teman SDku. Tesnya hanya tentang Matematika dan Bahasa Inggris, 6 tahunku di SD akan menjadi sangat berarti di sini. Aku pun mengajak kembali teman-temanku di SD untuk berjuang di tes itu. Namun, yang mereka rasakan tak seperti yang kurasakan. Mereka mengatakan bahwa mereka akan mengisi tes mereka dengan jawaban yang salah agar mereka tidak lulus, sial, namun kata itu tak kuucapkan.
Aku kembali ke kelasku, 1H yang sangat ingin kuucapkan selamat tinggal. Tapi, pikiranku bertanya, “Akankah di sana lebih baik? Akankah di sana kulebih bahagia? Apakah anak-anak dikelas unggulan itu mau berteman denganku yang berasal dari SD yang tidak terkenal yang hanya mampu mengirim 14 orang ke SMP N 1?” Pikiranku buyar, ntah apalagi yang harus kuperbuat…. Pilihan yang kupunya hanya 2, tinggal atau pindah, stay or move, let the time answers it….